Oarfish Dipercaya Sebagai Ikan Pendeteksi Gempa
Mitos atau Fakta ?
Ada banyak mitos yang tersebar dan dipercayai oleh masyarakat.
Salah satu mitos yang beredar di masyarakat tentang ikan pertanda gempa bumi.
masyarakat percaya bahwa ikan Oarfish yang muncul ke permukaan laut merupakan sebuah pertanda bahwa gempa besar akan terjadi di wilayah tersebut.
Perilaku hewan terkadang merupakan sebuah pertanda akan adanya sebuah bencana.
Sama halnya dengan mitos ikan oarfish yang muncul ke permukaan merupakan pertanda adanya gempa besar.
Mitos ini dipercaya oleh warga setempat karena jika ikan yang biasanya tinggal di perairan dalam ini muncul ke permukaan,
beberapa hari kemudian gempa mengguncang wilayah tersebut.
Dilihat dari habitatnya, ikan oarfish memiliki panjang sekitar 3 meter lebih, yang hidup di kedalaman sekitar 1000 meter ini dianggap peka terhadap fenomena pergerakan lempeng bumi yang terjadi di dasar laut.
Pergerakan lempeng bumi yang dapat menimbulkan gempa bumi bahkan tsunami ini dianggap membuat oarfish keluar dari habitatnya dan muncul ke permukaan.
Kasus penemuan oarfish di permukaan yang selang beberapa hari setelahnya disertai dengan terjadinya gempa telah beberapa kali terjadi.
Gempa di California, Tsunami di Jepang, gempa di Mindanao - Filipina, dan gempa di Kabupaten Majene - Sulawesi Barat adalah sejumlah gempa terakhir yang diawali dengan penemuan oarfish.
Salah satu fakta yang memperkuat keyakinan masyarakat terhadap mitos tersebut adalah kejadian pada tahun 2011 di pantai timur Jepang.
Seminggu sebelum gempa, nelayan menemukan banyak ikan oarfish muncul ke permukaan laut.
Ikan ini tersangkut pada jaring mereka dan juga beberapa terlihat di daerah pantai.
Kemudian pada tanggal 11 Maret 2011, gempa dahsyat berkekuatan 8,9 Skala Richter mengguncang Jepang dan menyebabkan Tsunami di pantai timur.
Secara teori ada kemungkinan akan pertanda yang diberikan oarfish ini, karena saat gempa terjadi akan menciptakan tekanan dalam bebatuan yang membentuk muatan elektrostatik.
Hal ini membuat ion yang bermuatan elektrik dilepas dalam air dan membentuk hidrogen peroksida yang merupakan senyawa beracun.
Ion elektrik juga dapat mengoksidasi bahan organik yang bisa membunuh ikan tersebut (oarfish)
atau memaksa mereka untuk meninggalkan laut dalam dan muncul ke permukaan," ujar Rachel Grant,
Dosen Biologi Hewan Anglia Ruskin University seperti dikutip dari The Independent.
Namun banyak pihak yang meragukan apakah ikan oarfish yang muncul ke permukaan benar-benar pertanda akan terjadi sebuah gempa.
Beberapa peneliti mengungkapkan bahwa jika benar gerakan atau tumbukan lempeng bumi di dasar laut dapat mendorong ikan oarfish naik muncul ke permukaan,
seharusnya terjadi dalam skala besar.
Selain itu, sangat sulit mendeteksi ada fenomena apa yang terjadi sebelum gempa terjadi sehingga ikan ini muncul ke permukaan dari gelapnya laut dalam.
Para peneliti pun belum bisa memastikan apakah mitos ini benar atau tidak.
Tapi yang jelas, tidak ada salahnya berjaga-jaga untuk mempersiapkan diri dari gempa jika tiba-tiba ikan laut dalam ini muncul ke permukaan laut.
#oarfish
#Trending
#BaimChannel


Post a Comment